senyum syukur

anyone can write

Senyum Syukur

2 Comments

Pernahkah Anda cemberut ketika sedang merasa bahagia dan bersyukur? Atau pernahkah Anda mengucapkan terimakasih dengan muka masam kepada orang lain yang telah menolong Anda, apalagi cemberut? Tentu tidak pernah bukan? Itulah makna sederhana dari senyum syukur.

Orang yang bersyukur dan berterima kasih memang selayaknya selalu tersenyum. Alangkah aneh jika ternyata kita bersyukur tapi wajah kita tidak berseri-seri, bahagia, dan tersenyum. Itu sama halnya dengan kita tidak merasakan perasaan bersyukur. Atau barangkali kita memang merasa berterima kasih dan bersyukur, hanya saja kita tidak ikhlas untuk mengakuinya. Itu pun juga sama halnya dengan tidak bersyukur. Pendek kata, tidak ada perasaan syukur dan bahagia tanpa adanya senyum, minimal di dalam hati kita.

Jika memang demikian adanya maka bukankah setiap saat kita harusnya tersenyum. Sebab hampir setiap saat kita selalu merasakan rahmat dan kasih sayang Tuhan di dalam diri kita. Berapa banyak oksigen yang kita hirup. Berapa banyak cahaya matahari yang kita rasakan setiap hari. Bagaimana dengan nikmat penglihatan yang selalu saja menyertai langkah-langkah kita. Belum lagi pendengaran telinga sehingga kita mampu mendengar suara-suara di dunia ini. Dan banyak lagi nikmat Tuhan yang tidak dapat penulis sebutkan di sini. Teramat banyak hingga diluar jangkauan pengetahuan penulis sendiri.

Oleh karena itu senantiasalah tersenyum. Betapa pun kesulitan sedang menghampiri kita. Jika Anda merasakan susah dan kesempitan, maka ingatlah masa-masa indah yang pernah terjadi dalam hidup Anda. Syukurilah karena Anda pernah mengalami hal itu sehingga Anda memahami bahwa kesusahan dan kesulitan hanyalah sebuah roda kehidupan yang akan senantiasa berputar. Jika Anda gelisah karena takut akan masa depan, maka lihatlah masa lalu yang telah Anda lalui hingga saat ini. Bukankah di dalam rentang waktu tersebut terdapat pelajaran berharga tentang betapa Tuhan telah menjaga Anda selama ini, baik rizki dan keselamatan Anda.

Sayangilah keluarga Anda, terutama orang tua Anda. Didiklah pula mereka, terutama anak-anak Anda. Jalanilah kehidupan dengan penuh keyakinan, apa adanya, dan sebagaimana apa pun. Jangan biarkan masalah membebani pundak Anda. Ingatlah akan nikmat Tuhan senantiasa dan bersyukurlah. Jangan lupa pula untuk tersenyum. Senyum syukur.

2 thoughts on “Senyum Syukur

  1. mantabzz..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s