senyum syukur

anyone can write

Pikiran Sadar dan Bawah Sadar

1 Comment

Pikiran manusia terdiri atas dua aspek, pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Proses berpikir seperti yang kita kenal selama ini sebetulnya terjadi dalam pikiran sadar karena berproses secara logis dan linear. Selain itu pikiran sadar memiliki empat fungsi, yaitu:

  • Mengindentifikasi informasi yang masuk melalui panca indera.
  • Membandingkan informasi yang masuk dengan referensi yang ada di memori pikiran bawah sadar yang tertanam.
  • Menganalisis.
  • Memutuskan.

Sedangkan, pikiran bawah sadar memiliki ruang yang jauh lebih besar dari pikiran sadar sehingga mampu mempengaruhi sikap dan perilaku seseorang. Walaupun kita berpikir secara rasional, tetapi juga harus diingat bahwa ada faktor lain yang memengaruhinya, yaitu pikiran bawah sadar yang kadang dapat mematahkan pikiran sadar yang bersifat rasional itu.

Meskipun pikiran sadar dan bawah sadar bekerja secara paralel, proses kesadaran dan proses berpikir serta respons yang diberikan masing-masing berbeda. Kedua pikiran ini saling memengaruhi. Biasanya proses dan aktifitas pikiran bawah sadar mendukung atau meneruskan kegiatan dan keinginan pikiran sadar. Namun pada kondisi tertentu, pikiran bawah sadar dapat bertindak sendiri terlepas dari pikiran sadar, mengungkapkan keinginannya dan melakukan tindakan yang tidak berhubungan dengan proses berpikir yang terjadi di pikiran sadar.

Selain itu pikiran bawah sadar adalah tempat penyimpanan memori segala sesuatu yang pernah di alami seseorang. Pengalaman positif maupun negatif, hal-hal yang menyenangkan atau yang membuat sedih, dan berbagai pengalaman traumatik tersimpan rapih di dalam pikiran bawah sadar manusia. Berbagai kepercayaan, aturan, dan nilai yang kita anut semuanya juga tersimpan di ruang bawah sadar manusia.

Pikiran bawah sadar juga berisi emosi yang mencerminkan perasaan atau reaksi pikiran bawah sadar terhadap situasi yang berhubungan dengan kepribadian individu. Artinya ketika manusia berpikir sebenarnya ia tidak hanya melibatkan nalarnya saja, tetapi juga perasaan hatinya.

Pikiran sadar merupakan alur berpikir manusia yang bersifat rasional, sedangkan elemen yang terdapat di dalam pikiran bawah sadar lebih mencerminkan alur berpikir yang sifatnya emosional, intuitif, mengandalkan kerja belahan otak kanan, dan tidak selalu bersifat rasional-linear, bahkan terkadang paradoks. Hal itu karena pikiran bawah sadar memiliki dan menyimpan hal-hal seperti berikut:

  • Kebiasaan yang sifatnya baik maupun buruk, serta refleks.
  • Emosi.
  • Memori jangka panjang.
  • Kepribadian.
  • Intuisi.
  • Kreativitas.
  • Persepsi.
  • Kepercayaan dan nilai-nilai.

Perasaan dan suasana hati lebih dapat diterima oleh pikiran bawah sadar manusia dibandingkan pikiran sadarnya yang rasional. Apalagi jika pikiran bawah sadar manusia mencakup sebagian besar dari seluruh ruang pikiran manusia  dibanding pikiran sadarnya. Sebagian besar tindakan seseorang secara dominan ditentukan oleh pikiran bawah sadarnya itu. Artinya, pikiran dan tindakan seseorang akan sangat ditentukan oleh kondisi dan suasana hatinya.

Jika hati kita bening maka ia akan memberi pengaruh positif bagi pikiran. Sebaliknya jika hati itu sedang gundah, gelisah, sedih, marah, dan lain sebagainya maka ia juga akan memberi pengaruh negatif bagi pikiran, baik pikiran sadar dan bawah sadarnya. Saat kita berpikir sebenarnya sedang terjadi suatu proses dialektika antara hati dan pikiran (selftalk). Proses dialektika tersebut ibarat orang yang sedang berbicara dengan dirinya sendiri dalam hatinya. Dalam sehari terjadi proses dialektis dan selftalk yang ribuan kali jumlahnya dalam diri seseorang.

Dalam proses dialektis antara akal pikiran dan hati terdapat berbagai pengaruh berupa faktor kepercayaan, aturan-aturan, nilai-nilai, keyakinan, paradigma, prinsip, kebijaksanaan, keberanian, moralitas, pendidikan, latar belakang kehidupan, prasangka, pengalaman, dan pertimbangan pragmatis.

Dari adanya kenyataan itu maka respon tanggapan seseorang terhadap pilihan-pilihan keputusannya akan bervariasi tergantung dari tantangan dan rangsangan yang ada (kondisi objektif) dan hasil proses seleksi internal diri seseorang (dialektika hati dan pikiran/ self-talk/ proses memilih/ seleksi) untuk memilih dan menanggapinya atau mengambil keputusan yang diwujudkan dengan tindakan.

Tanggapan dapat juga disebut sebagai pilihan yang dibuat dan diambil oleh seseorang dalam bentuk tindakan konkrit di dunia nyata. Tanggapan dalam bentuk tindakan menjadi batas terakhir yang memisahkan antara tindakan di satu sisi dari pikiran-hati di sisi lainnya. Jika tindakan berada dalam wilayah dunia nyata yang konkrit maka kegiatan berpikir dan merenung menandai wilayah dunia ide dan gagasan yang abstrak.

About these ads

One thought on “Pikiran Sadar dan Bawah Sadar

  1. artikelnya lumayan bagus, enak dibaca dan santai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.